Senin, 06 September 2010

Cara Miliarder Top Dunia "Hamburkan" Uang


Sepak terjang para miliarder top dunia kerap mengundang perhatian. Bukan saja terkait dengan aksi besar bisnisnya, melainkan langkah-langkahnya di luar sektor usahanya.

Ketika seorang miliarder tiba-tiba membelanjakan uang dalam jumlah besar, ratusan miliar atau triliunan rupiah, sontak sorotan tajam media langsung tertuju padanya.

Sebut saja misalnya ketika taipan Roman Abramovich membeli klub sepak bola ternama Chelsea pada 2003, media pun memberitakan secara besar-besaran aksi tersebut.

Ada banyak cara yang dilakukan oleh para pemilik harta puluhan dan ratusan triliun di dunia dalam "menghamburkan" uang mereka. Bukan sekedar berapa yang dipakai untuk jamuan makan siang, pesta perkawinan atau membeli kapal pesiar, melainkan apa yang mereka lakukan dengan uang sebanyak itu. 

Berikut ini cara-cara miliarder membelanjakan uang mereka:

Carlos Slim
Carlos Slim
Carlos Slim adalah taipan nomor wahid dunia dengan total harta US$53,5 miliar pada 2010. Pada awal September ini, dia membelanjakan duit sekitar US$1,4 miliar untuk membangun Plaza Carso, sebuah kompleks di Mexico City yang akan mencakup museum, bioskop, perumahan dan ruang komersial.

Proyek ini akan membenahi kawasan kumuh di ibukota yang sudah dipeloporinya sejak beberapa tahun lalu. Plaza Carso akan menjadi museum Soumaya dan diresmikan pada 20 November mendatang sebagai bagian dari peringatan dua abad Meksiko. Museum ini akan menampilkan koleksi 64 ribu karya seni, serta mempekerjakan 5 ribu orang karyawan secara langsung dan 15 ribu karyawan secara tidak langsung.


Roman Abramovich
Roman Abramovich & kapal pesiarnya
Dia adalah seorang pengusaha Rusia serta pemilik perusahaan investasi terkemuka. Ia terkenal sebagai sosok taipan dengan gaya hidup mewah. Pada 2009, dia mengejutkan media saat membeli sebuah rumah pribadi. Harganya termahal untuk sebuah rumah, yakni US$90 juta di St Barts. Ia juga dikenal memiliki simbol kemewahan lainnya, seperti kapal pesiar swasta terbesar di dunia, kawasan ski es di Colorado, tim sepak bola Inggris Chelsea, serta koleksi seni US$100 juta.

Untuk makan siang? Pada November 2009, Wall Street Journal pernah melaporkan Abramovich pernah larut dalam makan siang senilai US$52 ribu di New York City untuk dirinya dan sembilan tamu, termasuk tip US$12 ribu. Namun, juru bicara miliarder Rusia itu membantah kabar tersebut. Meski begitu, Abramovich juga dikenal aktif di kegiatan sosial. Pada 1999, di daerah dingin yang miskin di kawasan Siberia, Rusia, ia mendirikan yayasan amal untuk membangun pendidikan, rumah sakit dan perguruan tinggi guna membantu rakyat Okrug.

Li Ka-Shing
Li Ka-shing
Meski dikenal sebagai sosok miliarder dunia dengan total harta US$21,3 miliar, Li Ka Shing masih tetap dikenal sebagai sosok pribadi yang low profile dan bersahaja. Gaya hidup sederhana tak berubah, kemana-mana pergi tak meninggalkan kebiasaan lamanya, memakai sepatu hitam sederhana, pakaian hitam dan jam tangan murah merek Seiko. Meski begitu, ia sangat dikenal sebagai sosok filantropis sejati yang dermawan.

Menurut catatan Forbes, ia mendirikan Li Ka Shing Foundation pada 1980 dan mendonasikan US$500 juta untuk bidang kesehatan dan pendidikan. Pada 1981, ia menyumbang US$150 juta untuk pendirian Shanto University dekat kampung halamannya di Shantou, Guangdong, China. Pada 2002, ia mendirikan Cheung Kong School of Business di Beijing, sekolah bisnis swasta pertama di China. Pengajarnya, profesor kelas dunia dari sekolah bisnis top seperti Wharton, Stanford dan INSEAD.
Michael Bloomberg
Michael Bloomberg, pendiri Bloomberg L.P
Michael Bloomberg tergolong taipan yang kurang konvensional dalam membelanjakan uangnya. Pemilik kekayaan US$18 miliar itu menghamburkan duit yang tak sedikit untuk memenangkan pencalonan dirinya sebagai Walikota New York pada 2009. Menurut laporan AFP, Bloomberg menghabiskan US$1 juta per hari dalam pertarungan politik melawan saingannya. Catatan New York Times, Bloomberg juga mengeluarkan biaya besar dalam tiga pemilu sebelumnya.

Meskipun duit banyak membantunya dalam mempertahankan kursinya, Bloomberg secara rutin menjaga popularitasnya tetap tinggi dikalangan pemilih New York. Itu menunjukkan bukan sekedar uang dibalik kesuksesannya.

Warren Buffet
Warren Buffett
Pada 2008, Warren Buffet dinobatkan sebagai orang terkaya dunia versi Forbes dengan harta US$62 miliar. Meski begitu Buffet terkenal taipan yang hemat, bukan pemboros besar. Sepanjang karirnya, ia mengkritik belanja besar para CEO-nya, termasuk kritikan pada label US$100 juta jet pribadi perusahaan yang menurutnya "Tidak Bisa Dipertahankan."

Meski duitnya ratusan triliunan rupiah, dia memilih hidup sederhana. Lantas untuk apa segunung uangnya digunakan? Pada 2006, Buffet memilih menyumbangkan 80 persen kekayaannya kepada Bill dan Melinda Gates Foundation. Pada saat itu, ia menyumbang sebesar US$30 miliar, donasi terbesar yang pernah ada.

Lakshmi Mittal
Lakshmi Mittal
Lakshmi Mittal adalah salah satu taipan papan atas dunia versi Forbes dengan total harta US$28,7 miliar pada 2010. Pada 2004, raja baja India dan CEO ArcelorMittal ini menikahkan putrinya selama enam hari berturut-turut bagi 1000 tamu undangan di Istana Versailles, termasuk bintang tenar Kylie Minogue. BBC memperkirakan biaya pernikahan tersebut lebih dari US$55 juta.

Larry Ellison
CEO Oracle, Larry Ellison ini memiliki kekayaan bersih sekitar US$28 miliar. Pada 2004-2005, ia membuat berita utama saat ia membeli lebih dari 12 properti di Malibu, California, termasuk hotel dan restoran dengan menghabiskan US$180 juta.

Ellison juga menghabiskan duitnya untuk mengakuisisi turnamen olahraga. Baru-baru ini, ia menggelontorkan US$100 juta untuk membeli laga Turnamen Tenis Terbuka BNP Paribas.
Sumber : VIVANEWs n VIvanews

Sabtu, 04 September 2010

10 Pernyataan Kontroversial Stephen Hawking


Tak henti-hentinya, astrofisikawan Stephen Hawking membuat kontroversi. Ada keyakinannya soal keberadaan alien, juga peringatan bahwa manusia harus meninggalkan Bumi jika tak mau musnah.

Yang teranyar, penemu teori 'Lubang Hitam' (Black Hole) ini mengeluarkan pernyataan yang menggegerkan dunia.  Dalam buku barunya, 'The Grand Design', Hawking mengatakan, Tuhan tidak ada hubungannya dengan penciptaan alam semesta

Kata dia, karena ada hukum alam, seperti gravitasi, alam semesta bisa mencipta dirinya sendiri. Dan bahwa proses terciptanya alam semesta menurut teori 'Big Bang' (Dentuman Besar) adalah hasil yang tak terelakkan dari proses fisika.

Sungguh sebuah teori yang bisa membuat para pemeluk agama meradang.

Seperti dimuat Telegraph, 3 September 2010, masih banyak pernyataan Hawking yang jadi kontroversi, atau sebaliknya, jadi inspirasi.

Tentang mengapa alam semesta ada:
"Jika kita menemukan jawabannya, itu akan menjadi kemenangan akal manusia - dengan itu kita akan mengetahui jalan pikiran Tuhan." (A Brief History of Time)

Tentang Tuhan:
"Karena adanya  hukum alam, seperti gravitasi, semesta dapat mencipta dirinya sendiri dari ketiadaan... Tak perlu untuk menyeru pada Tuhan untuk menyalakan kertas biru dan mengatur alam semesta." (Hawking: God did not create Universe, The Times)

Tentang kemungkinan kontak dengan alien:
"Ini akan menjadi bencana. Mahluk luar angkasa mungkin jauh lebih maju dari kita. Sejarah mencatat, pertemuan antara ras yang lebih maju dengan orang-orang yang lebih primitif di planet ini [Bumi] tidak akan membahagiakan, [padahal]mereka adalah spesies yang sama. Saya pikir kita harus menjaga kepala kita tetap rendah." (Naked Science: Alien Contact, The National Geographic Channel)

Tentang menjadi pengarang:
"Seseorang mengatakan pada saya, setiap persamaan yang aku masukkan dalam buku akan membagi dua penjualan. Sebab itu, saya memutuskan, untuk tidak memiliki persamaan sama sekali." (A Brief History of Time)

Tentang virus komputer:
"Mungkin virus itu menjelaskan sesuatu tentang sifat manusia, bahwa satu-satunya bentuk kehidupan yang telah kita ciptakan sejauh ini adalah murni destruktif." (Kuliah umum: Life in the Universe)
Tentang Eutanasia:
"Korban  memiliki hak untuk mengakhiri hidupnya, kalau mau. Tapi saya pikir nantinya itu akan menjadi kesalahan besar. Betapapun hidup terlihat sangat buruk, selalu ada hal yang bisa kita lakukan. Di mana ada hidup, selalu ada harapan." (People's Daily Online)
Tentang menjadi selebriti:
"Kelemahan sebagai selebriti adalah bahwa saya tidak bisa pergi ke mana pun di dunia tanpa dikenali. Tak cukup bagi saya untuk menyamar dengan kaca mata hitam atau rambut palsu. Saya juga harus menggunakan kursi roda ini ke mana pun. (Wawancara di televisi Israel)

Tentang potongan:
"Untuk menunjukkan diagram ini dengan baik, saya membutuhkan layar empat dimensi. Tapi bagaimanapun karena potongan dari pemerintah, kita hanya bisa menyediakan layar dua dimensi. (Kuliah Umum: The Beginning of Time)

Tentang ketidaksempurnaan:
"Tanpa ketidaksempurnaan, Anda atau saya tidak akan pernah ada." (Into the Universe with Stephen Hawking, The Discovery Channel).

Tentang menjadi Stephen Hawking:
"Bagi saya, marah pada cacat yang kuderita hanya membuang-buang waktu. Kita harus melanjutkan hidup ini dan saya berusaha untuk tidak marah. Orang-orang tidak akan mau menyisihkan waktu untuk Anda jika Anda selalu marah atau mengeluh." (Return of the time lord, The Guardian)
Sumber : VIVAnews

Rabu, 01 September 2010

Kekuatan Tempur Udara RI Versus Malaysia

TNI Angkatan Udara tidak pernah khawatir dengan kekuatan tempur udara yang dimiliki Angkatan Bersenjata Malaysia. Indonesia memiliki keunggulan pesawat tempurnya saat ini.

"Kalau kekuatan saya kira sama lah yah, bahkan kita lebih unggul sedikit," kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Imam Sufaat menjawab pertanyaan VIVAnews.

Dari segi kemampuan pilot pesawat tempur, kemampuan pilot Indonesia lebih dari Malaysia. Contoh saja, saat diadakan latihan bersama Malaysia, kemampuan menembak pilot TNI AU selalu tepat sasaran, sementara Malaysia melenceng.

Ini kelihatan jelas, bahwa kemampuan pilot TNI AU melebihi pilot tentara Malaysia. "Beberapa kali kita latihan di Malindo (Malaysia-Indonesia) Pilot kita targetnya selalu hancur, mereka ada yang miss," terang Kasau.

Sedangkan untuk kepemilikan pesawat tempur, ada kelebihan dan kekurangannya. Seperti pesawat Sukhoi buatan Rusia, Indonesia baru punya 7 menuju 10 pesawat, sedangkan Malaysia sudah menuju 18 pesawat.

"Tapi kalau F-16 kita punya, sedangkan Malaysia tidak punya sama sekali," ujar Kasau.

Bahkan, untuk kemampuan aerobatik pun, Indonesia banyak memiliki pilot yang handal di strategi itu, sedangkan Malaysia tidak.

"Jadi tidak perlu dikhawatirkan, baik dari segi kemampuan tentaranya maupun pesawat-pesawatnya," tuturnya.

Sementara merujuk pada buku berjudul "Pertahanan Negara dan Postur TNI Ideal" karya pengamat militer Universitas Indonesia, Connie Rakahundi Bakrie.

Buku ini diluncurkan istri Mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) Djaja Suparman pada 2007 lalu, memuat antara lain perbandingan alutsista TNI dengan negara dunia dan utamanya di Asia Tenggara.

Perbandingan Persenjataan:

Secara umum untuk total pesawat tempur TNI-AU berjumlah 247 unit, RSAF (Angkatan Udara) Singapura 153 unit. Meski lebih banyak namun 53 persen pesawat tempur TNI-AU itu dikategorikan fighter dibandingkan milik Singapura.

Di Asia Tenggara, Indonesia terbanyak dimana posisi kedua Vietnam 204 unit pesawat fighter dan Thailand (posisi keempat) 87 unit pesawat.

Malaysia tidak disebutkan namun yang jelas di bawah dari keempat negara yang disebutkan di atas. Jenis pesawat fighter TNI-AU terdiri atas F-5, F-16, Sukhoi, Su-30, dan 2 unit Su-27, F-5, dan berbagai jenis lainnya.

Untuk helikopter yang dimiliki TNI-AU hanya 38 unit terdiri atas dua jenis Assault dan Transport (tipe NAS-332L Super Puma serta NAS-330 Puma). Di Asia Tenggara, jumlah terbanyak helikopter dimiliki Singapura 110 unit, lalu AU Filipina 80 unit. Indonesia berada di peringkat ketujuh dari 10 negara Asia Tenggara. Malaysia tidak disebutkan apakah dibawah Indonesia atau diatasnya. (hs)
Sumber : VIvanews